Langkah Antisipatif Jaga Ketersediaan Air, Rutan Samarinda Pasang Talang Penampung Air Hujan
Samarinda – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda terus berupaya mengoptimalkan ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan dasar warga binaan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memasang talang air untuk menampung dan memanfaatkan air hujan sebagai sumber air tambahan, terutama dalam mendukung kebutuhan mandi, cuci, kakus (MCK) di lingkungan rutan.
Pemasangan talang air tersebut merupakan langkah antisipatif untuk memanfaatkan potensi air hujan, khususnya dalam menghadapi musim hujan. Melalui fasilitas ini, air hujan yang tertampung akan dialirkan ke bak penampungan untuk dikelola bersama pasokan air dari sumur bor dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Sebelum didistribusikan kepada warga binaan, air yang terkumpul akan melalui proses pengendapan dan penjernihan. Tahapan ini dilakukan sebagai bagian dari pengelolaan air untuk memastikan kualitasnya sesuai dengan peruntukan dan persyaratan kelayakan penggunaan. Dengan demikian, pemanfaatan air hujan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan MCK sehari-hari secara lebih optimal.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari pembenahan sarana dan prasarana pendukung pelayanan di Rutan Samarinda, khususnya dalam aspek penyediaan air dan pemeliharaan sanitasi lingkungan. Pemanfaatan sumber air alternatif ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan air sekaligus mendorong pengelolaan sumber daya secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui langkah ini, Rutan Kelas I Samarinda terus berupaya meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan dasar bagi warga binaan. Optimalisasi pemanfaatan air hujan diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pendukung dalam menjaga ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan layak.

0 Response to "Langkah Antisipatif Jaga Ketersediaan Air, Rutan Samarinda Pasang Talang Penampung Air Hujan"
Posting Komentar